Teknologi informasi untuk perubahan sosial
By admin on Jun 30, 2009 with Comments 0
Print This Post
Saya dapat email dari seseorang teman facebook. Dia invite saya untuk gabung dalam sebuah milis ICT. Saya tertarik dan langsung join milis itu. Sampai saya menulis ini, saya belum membaca postingan yang ada. Entah bagimana milis itu nanti, saya menyambut baik gagasan untuk menggunakan ICT sebagai alat untuk gerakan sosial. Entah bagimana modelnya.
Menggunakan teknologi informsi, internet khususnya, sebagi alat gerakan sosial sepertinya merupakan isu baru. Walau pun sebenarnya banyak orang sudah memulai menggunakannya.
Misalnya, penggunaan media blog (weblog), yang marak sejak sekitar 2006. Disana tidak sedikit blog yang digunakan sebagai media curah pemikiran dan gagasan tentang berbagai isu gerakan, walau pun ditulis dengan bahasa yang khas blog. Asiknya, yang menggunaan juga banyak warga biasa –selain aktivis LSM, gerakan mahasiswa, dan aktivis semacamnya.
Kehadiran situs jejaring sosial facebook (dan juga lainya: twitter, plurk, dll.) menambah lebih ramai lagi. Dalam penglihatan saya facebook, hampir sama denga blog, dijadikan sebagai media atau alat untuk gerakan, tentu gerakan sosial disini dalam pengertian yang sederhana. Ada yang cuap-cuap disana tentang pelayanana publik yang amburadul, tentang ketidakadilan sosial, lingkungan dan sebagainya.
Facebook, sebagaimana blog, bahkan email, adalah media di internet yang diakui atau tidak, sudah dimulai oleh banyak kalangan. Penggunaan media internet macam ini memang harus dilakukan, paling tidak agar internet menjadi media yang bermanfaat bagi pembangunan Indonesia menjadi lebh baik.
Menjadikan internet sebagai bagian dari gerakan untuk membangun Indonesia menjadi lebih ramah, lebih damai, dan tentu saja demokratis dan berkeadilan adalah tujuan mulia. Tapi, nampaknya tidak semua orang sepakat. Kasus yang menimpa Prita, yang gara-gara menggunakan internet sebagai media curhat, lalu dia dimasukan penjara, adalah satu contoh dari penentang ini.
Memang, tujuan yang baik tidak selalu mulus dalam perjalananya. Tapi dengan niat yang baik, dan kemauan yang baik (walau pun istilah baik masih butuh penjelasan….), tentu penggunaan teknologi juga akan menghasilkan yang baik pula. Salam. (Akhmad Murtajib)
Filed Under: Perspektif




















