All Entries in the "Gender dan Kebijakan Publik" Category
Keluarga butuh budaya baik
Maraknya kasus perceraian di Kebumen membuat Bupati Kebumen, KH Nashiruddin Al Mansyur prihatin. Orang nomor satu di Kebumen yang juga ulama itu ternyata punya “resep” khusus bagaimana membina hubungan rumah tangga yang baik.
Menurut Bupati, dalam setiap keluarga pasti ada konflik. “Dalam sebuah keluarga, masalah atau konflik itu hal lumrah. Kalau tidak ada konflik, malah menjadi [...]
DPRD baru dan banyaknya perceraian di Kebumen
Oleh: Supraptiningsih
Purna sudah acara pelantikan dan penyematan tahta para wakil rakyat di Kabupaten Kebumen. Kemarin, 13 Agustus 2009, merupakan hari yang bersejarah bagi segenap masyarakat Kebumen. Betapa tidak, satu hari untuk menentukan nasib lima tahun ke depan.
Semoga pilihan masyarakat untuk mempercayakan amanat di pundak mereka adalah tepat, bukan “pilih-pilih [...]
Berharap kebijakan sensitif gender dengan 13 perempuan anggota DPRD Kebumen
Oleh: Supraptiningsih
Sebuah realitas politik yang disadari maupun tidak, dengan melihat hasil Pilwan 09 minimal di tingkat Daerah Dati II Kebumen, telah terjadi peningkatan jumlah wakil rakyat dari kalangan perempuan. Yakni yang tadinya 7 menjadi 13 orang.
Sebuah realita politik yang cukup menggembirakan, terlepas dari apakah angka 13 ini akan lebih [...]

