Karya tulis anak-anak Buayan
By dariman on Mar 22, 2009 with Comments 0 Printable version
Dibawah ini adalah karya anak-anak Buayan di acara kampanye Kampung Jagad di kampung setempat.
Kampungku
Oh kampungku
dulu selalu rindang
banyak burung yang berkicau dipagi hari
dulu banyak ikan disungai
tapi sekarang…..
sunyi.!!!!
HAMPA…!!!!!
siapa yang akan menolong kampungku
Nama : Fira fitriani Yuniar, Rt 1 RW 2 Buayan
———
Nama saya Nurkholis Nurdiansyah
saya tinggal di Buayan
banyak ikannya
ada ikan gabus, sidat, lele, belut, dan lain-lain
tapi sekarang hilang, karena disetrum
oleh orang yang tidak bertanggung jawab
semoga Alloh memberi petunjuk kepada orang itu
biar ikan bisa besar
————-
Desaku yang permai
Desa kecil dikaki bukit
Keadaannya damai
Lingkungan yang aman
Masyarakat hidup tentram
Itulah desaku….
Kampung halaman yang indah permai
Yang selalu menjadi
Buah bibir orang-orang
Di desa yang indah permai itulah
Aku dilahirkan
Hingga menjalani kehidupan
Seperti sekarang ini
DIsini pepohonan dindang
Banyak laut dan gunung disekitarnya
Sungai panjang dan berkelok
Juga hewan-hewan yang dilindungi
Sungguh Alloh itu
Maha adil dan bijaksana
Yang senantiasa memberikan nikmat
Dan juga ramahnya kepada kami
Nama : Difa Violita, Buayan
————–
Desaku yang indah
Aku hidup diantara pinggir gunung dan sungai
Dulu gungung dipinggir rumahku pernah gundul
Makannya dulu suka banjir tapi sekarang sudah
tidak banjir lagi, aku sedih sekali kalau sedang banjir
karena aku tidak bisa bermain
Dulu waktu aku kecil kata ibuku disungai banyak ikannya
tapi sekarang sudah punah
Nama : Lusi
—————
Nama saya Agung prasetyo
Saya tinggal didesa Buayan
Saya senang sekali tinggal disini karena banyak teman-teman
Sehabis pulang sekolah saya senang bermain sepakbola
walaupun belum sepintar teman-temanku
teteapi saya senang
Saya tinggal di Buayan
Saya senang sekali karena banyak teman-teman
Saya senang mandi di Beji air jernih sekali karena
sumber dari gunung, tapi sayang kalau musim kemarau
air selalu kering
Nama : Ayani Hanifah
————-
Rumahku
Rumahku adalah suatu warisan
yang sangat berharga bagi kita semua
tetapi, rumahku ini bukan rumahku
yang sebenarnya dan aku juga
sangat bersyukur karena aku
bisa tidur dan duduk santai
aku sangat bangga kepada rumahku ini
yang sangat sederhana
dan kita pun harus merawatnya dengan baik
dan bersih
dan rumahku ini sangat sederhana tetapi aku dan ibu
adik, kakak, ayah selalu bahagia canda maupun
tawa, kita semua harus menerimanya
biarpun rumah kita jelek tetapi ada pula yang diluar
sana tidak ada yang mempunyai rumah
untuk beristirahat atau pun untuk tidur
dan diluarsana juga banyak orang
yang tidur di pinggir jalan, sedang kita
yang mempunyai rumah kita bisa untuk beristirahat
aku sangat bersyukur karena aku sudah mempunyai
rumah biarpun bukan rumahku sendiri
Nama : Dwi Priyatna
—————–
Desaku
Betapa indahnya desaku
aman dari banjir
tanah longsor pagi haripun
terlihat cerah
sungai yang membentang dari arah
utara ke selatan
suara air yang gemecik
tanah yang subur
angin yang bersiur mengayun
pepohonan
Bunga yang menyambu para kumbang
embun yang menutupi pegunungan
para petani yang rajin bekerja
tanpa mengenal lelah
seperti surya yang selalu
menyinari bumi ini
burung irian
burung cendrawasih
cukup sekian
dan terimakasih
——————–
Desaku
Desaku indah dan ramai
aku tinggal di desa
disana banyak sayur-sayuran
begitu juga buah-buahan
aku senang sekali tinggal didesa
di desa juga udaranya sejuk
banyak pepohonan
didekat rumahku ada sungai
sungainya banyak ikannya
orang-orang senang menangkap ikan
Nama : Ayu Fatmawati
—————————-
Desaku
Saya senang tinggal di desa Buayan karena
dekat gunung dan mudah untuk mencari air
karena disini banyak mata air yang cukup
banyak, disini juga indah banyak teman
disini juga banyak buah-buahan misalnya
buah kepel, rambutan, mangga, jambu monyet
dan lain-lain, disini juga lumayan damai
mau kepantai juga tidak terlalu jauh
mau kegombong juga tidak terlalu jauh
masjidnya juga tidak terlalu jauh
sekolahnya juga tidak terlalu jauh
tempat pemandian umum/kolam renang
disini juga ada namanya langan ujung
disini juga banyak pedagang jajan
pedagang bakso dan lain-lain
saya senang hidup didesa Buayan
Filed Under: Uncategorized
About the Author:
