Bedah Setara di Komunitas Tambak Progaten, Kebumen

“Wah………… ternyata banyak orang-orang Tambak Progaten yang menjadi fotomodel di Buletin SETARA,” sorak Bu Sukenti dengan girang. Ungkapan yang serupa juga diutarakan oleh warga Tambak Progaten yang lain. Mereka sangat senang, foto-foto kegiatan yang dilakukan di desa mereka bersama INDIPT dimuat dalam Buletin Setara Edisi X yang bertema Kelaurga Sehat Tanpa Kekerasan. Bahkan ada beberapa ibu merasa kecewa karena tidak termuat gambarnya.

Ya, itulah suasana di Balai Desa Tambak Progaten sesaat sebelum acara silaturakhim sekaligus Bedah Buletin setara Edisi X yang dilaksanakan pada hari Kamis, 29 Oktober 2009 dimulai. Jejeran bangku yang telah disediakan penuh oleh peserta yang berjumlah 30 orang. Tampak diantara yang hadir Kepala Desa Tambak Progaten, Kyai Dawud Nawawi, Ibu Nyai serta Ketua Kelompok Tani dan ibu-ibu warga setempat.

1

Tepat pukul 14.00 WIB acara dimulai dengan pembacaan doa oleh Kyai Dawud, dan dilanjutkan pengantar bedah buletin setara oleh Irma Suzanti.

“Tak terasa, sudah satu tahun jalinan silaturakhmi dan kekeluargaan antara INDIPT dan warga Tambak Progaten terbangun. Sudah banyak hal yang kami dapatkan dari jalinan persaudaraan ini. Termasuk pembelajaran tentang Keluarga. Dan agar pembelajaran yang kami dapatkan ini bisa diketahui oleh orang lain, kami wujudkan dalam bentuk tulisan. Wujudnya adalah kehadiran Buletin Setara yang sudah ditangan bapak ibu sekalian,” kata Irma.

“Saya mewakili warga Tambak Progaten juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran INDIPT selama ini. Jadi ada ilmu yang bisa kita bagi dan kita dapatkan. Saya juga senang sekali kehadiran Bulatin bertema Keluarga ini. Selama ini ada ungkapan yang hidup berkeluarga itu senenge sak klenteng, susahe sak ketiga rendeng (Senang atau bahagia hidup kelaurga hanya sebentar, sedangkan susahnya lama). Sekarang harus dibalik, susahe sedikit tapi bahagia terus. Nah, kalau tidak diimbangi dengan ilmu, baik ilmu agama atau ilmu umum maka pecahnya kelaurga itu mudah sekali,” kata Pak Lurah mengawali diskusi.

2

Ada 2 persoalan yang juga disampaikan Pak Lurah, mengenai sebab terjadinya keluarga pecah atau ada kekerasa. Hal ini menurutnya berdasarkan hasil pengamatan beliau sebagai orang yang dituakan didesa tersebut. Pertama adalah tidak pahamnya suami dan istri tentang tujuan pernikahan untuk membentuk kelaurga sakinah ma waddah wa rahhmnah. Menurutnya, orang hanya memaknai cinta bukan kasih sayang. Cinta terjadi hanya usia muda, tapi kasih sayang berarti adanya cinta dan itu selamanya bahkan sampai mati. Kemudian adanya kendala dalam memahami atau menafsirkan ajaran agama khususnya yang menyangkut hak dan kewajiban suami dan sitri.

“Hal seperti itulah yang menjadi topik atau tema yang diangkat dalam Setara edisi X. Dimana Indipt sebagai penulis, membayangkan atau mempunyai mimpi agar kelaurga-kelaurga di Kebumen khususnya menjadi kelaurga yang sehat, sehat lahir dan juga batin, tanpa kekerasan didalamnya,” sambung Mba Supraptiningsih dari Indipt.

3

Tak terasa hari semakin sore, tapi tidak menyurutkan beberapa warga yang masih memberikan komentar atau apresiasi atas diterbitakannya Setara. Seperti yang disampaikan oleh Pak Dalail dan Kyai Dawud yang memberikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama antara INDIPT dan warga Tambak Progaten.

Juga adanya curhat dari beberapa ibu yang bercerita tentang pengalamannya mempraktekan Manajemen Keuangan Kelaurga (MKK). Dimana hambatan terbesar dalam melakukan MKK adalah kendala persoanal/pribadi. Mulai dari tidak terbiasa mencatat dan menulis pembukuan, terhambat berbagai kesibukan rumah tangga, hingga kurangnya dukungan dari pihak suami.

Pukul 16.30 WIB acara disudahi. Tapi banyak kesan yang muncul dalam kegiatan sore itu, karena terlihat bagaimana guyub rukun, dan rasa gotong royong yang tinggi dimana warga menyediakan berbagai panganan seperti singkong, kacang rebus untuk dimakan bersama-sama. (Irma Suzanti)

  • Share/Bookmark

Filed Under: Berita: Gender dan KeluargaGender dan KeluargaTambakprogratenfeatured

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.