Bedah Setara di Komunitas Tanuraksan, Kebumen

Beberapa hari yang lalu, Indipt mengadakan acara bedah buletin setara di komunitas Wanasara. Berita itu bisa dilihat disini. Pada tanggal 27 Oktober 2009, Indipt juga mengadakan acara serupa, bedah buletin setara, tapi kali ini acara tersebut diadakan bersama komunitas Tanuraksan, desa Gemeksekti, Kec. Kebumen, Kab. Kebumen. Acara tersebut dihadiri sekitar 20 ibu-ibu warga komunitas, bertempat di rumah ibu Tutur, warga setempat. Acara tersebut diawali dengan pembagian buletin setara, dan lalu Irma Suzanti dari Indipt, menceritakan tentang buletin setara tersebut.

1

Irma mengatakan bahwa. “Buletin SETARA ini merupakan satu-satunya buletin yang ada di Kebumen. Walau dalam penerbitannya belum bisa secara berkala, Indipt berharap buletin SETARA ini bisa hadir ditengah-tengah masyarakat setiap 3 bulan sekali, seperti edisi sebelumnya (edisi I sampai VI).” Tegas Irma ketika membuka acara tersebut.

Disamping membedah setara, acara tersebut juga untuk melakukan evaluasi atau mengingat kembali praktek menejemen keuangan keluarga (MKK) yang telah dilakukan. Ibu Neli, warga komunitas mengungkapkan bahwa. “Memang benar, dengan mempraktekan buku menejemen keuangan keluarga, keluarga kami jadi bisa mengetahui berapa pendapatan dan pengeluaran keuangan keluarga dalam setiap bulannya, sehingga kami bisa mengontrol pengeluaran keuangan kami. Disamping itu, bapak juga jadi lebih percaya, lebih terbuka, lebih perhatian, dan sekarang ini sering ngajak ngobrol (komunikasi).” pengakuan ibu Neli setelah membaca judul artikel “Nini Sido; Bangun Kebersamaan dengan Menejemen Keuangan” buletin SETARA edisi X, halaman 9.

2

“Seperti pengalaman ibu Neli dan kisah Nini Sido, dengan mempraktekan buku menejemen keuangan keluarga secara bersama, maka hubungan antara anggota keluarga semakin erat dan harmonis. Sehingga dalam keluarga pun tidak terjadi percekcokan atau pertengkaran.” Irma menambahi.

3

Sejenak ruangan itu menjadi sepi, ibu-ibu sibuk membolak balik isi buletin tersebut dengan hidmat. Sesekali mereka menanyakan maksud dari tulisan yang ada dalam buletin itu, khususnya buletin setara edisi X. Misalnya kata Gender, dalam judul artikel (Membayangkan keluarga sensirif Gender), Kesetaraan (Membangun kesetaraan dalam keluarga), Eksploitasi (Eksploitasi seksual komersil anak di Kebumen), dan beberapa kata lainnya.

Acara tersebut berlangsung sekitar 2 jam, sekitar pukul 16.00 WIB, acara tersebut diakhiri dengan membaca sholawat bersama, dan mengagendakan untuk pertemuan berikutnya. Dengan bacaan sholawat tersebut maka berakhir pula acara bedah buletin setara kali ini. (dariman)

  • Share/Bookmark

Filed Under: Berita: Gender dan KeluargaGender dan KeluargaTanuraksanfeatured

Tags:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.